Merencanakan Perjalanan Darat dari NEPAL ke TIBET (Bag. 1)

Potala Palace Lhasa Tibet

TIBET oleh sebagian orang dikenal sebagai “atap dunia”, bagaimana tidak dataran seluas 1,228,400 Km2 ini terletak di daerah pegunungan Himalaya diatas ketinggian rata-rata 4000 meter diatas permukaan laut (Gunung tertinggi di pulau Jawa Semeru tingginya cuman 3.676m). Tibet merupakan bagian dari provinsi China dan merupakan Daerah Otonomi Khusus RRC. Jaman dahulu kala Tibet adalah sebuah wilayah yang tertutup dari dunia asing, sehingga misteri keindahannya membuat siapa saja akan penasaran untuk mengunjunginya (termasuk kami). Perjalanan ke Tibet diharuskan melalui tour yang ditunjuk resmi oleh pemerintah Tibet (tidak boleh menyelonong sendirian). Untuk bisa memasuki daerah tibet diperlukan Visa Tibet atau Tibet Permit yang dikeluarkan oleh Pemerintah China yang aturan dan regulasinya terkadang seenaknya aja, mungkin karena pada dasarnya pemerintah China tidak menyukai orang asing berkunjung ke Tibet.

Untuk persyaratan pembuatan Tibet Permit kita tinggal mengontak penyelengara tour di Nepal atau China, biasanya mereka meminta uang DP, scan copy pasport & pas poto terbaru yang bisa dikirim via email. Untuk perjalanan lewat darat ke Lhasa dari Nepal biasanya di mulai pada hari Sabtu, karenanya kita diwajibkan untuk tiba di Nepal minimal 2-3 hr sebelum keberangkatan karena mereka juga memerlukan pasport asli kita.

(Update 15 Mei 2012) Kebijakan pemerintah China mengharuskan minimal 5 orang dalam satu kewarganegaraan yang sama agar tibet permit bisa didapatkan. Jadi kalo mau berangkat kesana mesti bawa temen Indonesia minimal ber lima. Padahal sebelumnya kebijakan tersebut tidak ada dan karena itu lah perjalanan kami ke Tibet terpaksa di tunda 😦  Untuk biaya DP Tour dapat kembali 100% dan semua tiket-tiket pesawat kita batalkan. Sebagian bisa direfund sedangkan sebagiannya lagi terpaksa harus direlakan. Bookingan untuk tempat kita menginap pun kita cancel. Beberapa dari penginapan tersebut mengenakan denda kepada kami.

contoh tibet permit

untuk memasuki wilayah Tibet ada 3 cara :

1. Melalui Pesawat.

kita bisa membeli tiket dari Kathmandu (Nepal) ke Lhasa (Tibet) atau bisa juga dari daerah bagian China ke Lhasa.

2. Melalui Kereta Api

Tibet Railway adalah jalur kereta api tertinggi di dunia, kita bisa naik lewat Chengdu (kota yang lumayan dekat dengan tibet) ke Lhasa selama 3 hari 3 malam, tentunya harga tiket bervariasi tergantung kelas tempat tidur yang kita pilih.

www.chinatibettrain.com

www.tibettraintravel.com

www.tibetrailway.com

3. Melalui Jalan Darat

Dengan menggunakan mobil 4×4 bisa dari bagian China ataupun dari Kathmandu Nepal.

Pada pertengahan Mei 2012 yang lalu kami berencana melakukan perjalanan darat dari Nepal ke Lhasa dengan menggunakan biro jasa perjalanan di Nepal.

adapun route kami dari Indonesia adalah sebagai berikut :

Banjarmasin – Jakarta (Pesawat)

Jakarta – Bangkok (Pesawat)

Bangkok – Kathmandu (Pesawat)

Kathmandu – Lhasa (Mobil 4×4)

Lhasa – Chengdu (Pesawat)

Chengdu – Kuala Lumpur – Jakarta (Pesawat)

Jakarta – Banjarmasin (Pesawat)

perjalanan akan ditempuh selama 11 hari, adapun itenary lengkap bisa di download disini

Advertisements