Once upon a time in New Zealand : the Preparation

Once upon a time in New Zealand : the Preparation from Amank Sandi on Vimeo.

The time has come for us to have another adventure.
This time we are heading south.
Wish us lots of luck and until then^^

more updates are comming up !

cheers,

~neverstoptravelling~

Categories: New Zealand, Travel Video | 2 Comments

MEMBUAT VISA NEW ZEALAND

Membuat Visa New Zealand bagi kami jauh lebih ribet daripada membuat Visa India kemaren. Persyaratannya memang hampir mirip dengan visa India namun data-data yang dilampirkan rata-rata harus dokumen asli. Kali ini kami mengurus Visa secara “Jarak Jauh”. Dokumen kelengkapan kami kirim ke pihak Travel Agent di Jakarta dengan membayar bea Visa sebesar Rp. 1.150.000,- / org (padahal sebelumnya via telpon dia bilang bea Visanya Rp. 1.100.000,- / org, mungkin Rp. 50.000,- untuk fee Travel.)

Berikut beberapa persyaratan yang dibutuhkan untuk membuat Visa New Zealand :
1. Paspoto 4 x 6 terbaru : 2 lembar (berwarna – latar putih)
2. Surat Pelimpahan kepada pihak agent travel (materai 6.000)
3. Surat Sponsor (bagi karyawan, berbahasa english, contoh bisa diliat disini)
4. Surat sponsor dari perusahaan / lampirkan SIUP jika memiliki usaha sendiri
(Surat Sponsor tidak boleh ditanda tangani sendiri)
5. Tiket print out (PP)
6. Fotocopy KTP
7. Asli dan Fotocopy kartu keluarga
8. Asli dan Fotocopy Akta Lahir
9. Pasport (masih berlaku minimal 6 bulan)
10. Rekening koran atau copy buku tabungan 3 bulan terakhir (tidak disebutkan berapa nominalnya, semakin banyak semakin baik)
11. Mengisi Formulir Permohonan Pembuatan Visa New Zealand – Form 1017 (dapat didownload disini).

Pihak travel mengatakan lama pembuatan sekitar 2-3 minggu. Namun pengalaman kami, Visa sudah selesai dalam 2 minggu. Visanya untuk single entry dan Expired setelah 3 bulan.

-AMANK-

Categories: New Zealand, Visa | 21 Comments

The Official Video of “Once Upon a Time in !ndia”

India is an incredible land that has given me a wonderful traveling experience.
I enjoy every single moment India has to offer.
A land of beauty, diversity and tradition.
A land of memories that i’ll never forget.
Hope you guys enjoy the video.

Cheers !
-amank-

see also the behind the lens video :
vimeo.com/​25696591

Categories: India, Travel Video | 6 Comments

Once upon a time in India (day 8)

Pagi hari di India memberikan suasana yang berbeda dari biasanya. Jalan-jalan yang biasanya tampak macet dengan hingar bingar klapson dan bunyi knalpot tampak sunyi. Saya menatap keluar dan memperhatikan jalanan kosong itu untuk sejenak. Tak terasa ini adalah hari terakhir kami di India. Kami akan berangkat menuju ke Kolkata tempat persinggahan terakhir kami sebelum meneruskan penerbangan selanjutnya ke Kuala Lumpur.

7. KOLKATA – Last day

Sarapan di airport memang tidak terlalu mengenakkan. Semuanya serba mahal dan ukurannya pun serba kecil. Sangat tidak cocok dengan kami yang mengutamakan harga yang murah namun porsi kuli (banyak). Penerbangan kami berikutnya dijadwalkan pada pukul 4.30 sore hari yang berarti kami masih mempunyai waktu selama kurang lebih 6 jam untuk berjalan-jalan di Kolkata. Hal pertama yang kami lakukan adalah mencari tempat penitipan tas. Setelah cukup lama berkeliling di area airport, kami masih belum dapat menemukan tempat tersebut. Kami pun lantas bertanya kepada seorang petugas bandara yang memberitahukan kepada kami bahwa tempat tersebut sedang mengalami renovasi, yang artinya kami akan membawa semua barang kami selama perjalanan di Kolkata. Kami berencana untuk mengunjungi Victoria Memorial Hall dengan menggunakan bis. Petugas bandara itu sangat baik. Dia memberitahukan bis mana yang harus kami ambil dan menasehati kami supaya kembali ke airport paling tidak sejam sebelum jadwal penerbangan. Kami cukup merogoh kocek senilai 40rupee (Rp. 4.300,-) /orang untuk harga karcis bis tersebut.

Read more »

Categories: India | 9 Comments

behind the lens “once upon a time in !ndia”

Video ini dibuat atas dasar iseng2, dan tidak ada unsur profesionalisme sama sekali didalamnya, gambar goyang2, suara narasi yang cempreng, intonasi kalimat rada aneh (*maklum biasa ngomong british), dan kehadiran dua model dengan tampang seadanya dan kostum yang jarang diganti :D

mohon maaf atas ketidaknyaman teman2 dalam menonton video ini. :D
semoga bisa menginspirasi

~neverstoptravelling~

Read more »

Categories: India, Travel Video | 18 Comments

Once upon a time in India (day 7)

Jaipur adalah sebuah kota yang terkenal dengan sebutan The Pink City. Sebuah kota yang menarik untuk dikunjungi. Dalam perjalanan kami ke India, kami menyempatkan untuk menginap semalam di kota ini.

7. Jaipur, Pink City

Kamar di Hotel 7th Heaven, Pushkar, sangat nyaman dan designya pun menarik. Kami menetapkan Hotel 7th Heaven sebagai hotel terbaik dan ternyaman selama kunjungan kami di India. Harga kamar di sini juga sangat reasonable. Di dalam kamar terdapat beberapa buku bacaan yang tersedia. Terdapat juga sebuah meja kecil dan sofa untuk kami bersantai-santai. Para perkerja di hotel pun sangat bersahabat. Selama 3 hari kami menginap di sini, kami sudah meanggap penginapan ini seperti kamar kos kami sendiri. Baju-baju kotor kami gantung di mana-mana. Di atas tirai jendela sudah tentu menjadi tempat kami menggantung handuk dan *(maaf) celana dalam. Menggunakan jasa Laundry selama dalam perjalanan tentu saja akan menjadi pemborosan. Sedangkan untuk nyuci sendiri rasanya udah gak ada tenaga lagi. Maka karena itulah kami mempunyai ide yang cukup jenius bahwa pakaian kotor itu sebetulnya cukup diangin-anginkan saja.

Read more »

Categories: India | Leave a comment

“once upon a time in !ndia” teaser

ini adalah tayangan singkat dari video perjalanan kami di India
“versi lengkap” dan “dibalik layar”nya akan di post segera^^

-AMANK-

Categories: India, Travel Video | Leave a comment

Once upon a time in India (day 6)

Untuk pertama kalinya hari ini, kami bisa bangun dengan santai. Kami membuka mata di mana matahari sudah lebih dulu terbit.

Hari yang baru, tempat yang baru dan tentu sajaa.. pertualangan yang baru !!

6. Beautiful Pushkar

Tadi malam kami tidur dengan menggunakan kaos lengan panjang, sleeping bag dan dilapisi oleh selimut.  Kalo bukan karena gengsi sama amank, saya juga sudah memakai jaket sekalian. Pushkar memang sangat dingin. Pada musim dingin seperti yang kita alami saat ini, suhu bisa jatuh di bawah 10 derajat celcius.

Kami bangun pada jam 9 pagi. Kami tidak tergesa gesa karena tidak ada kereta yang harus kami kejar ataupun aktivitas pagi yang akan kami lakukan. Satu-satunya aktivitas yang akan kami lakukan adalah pada pukul 10 nanti. Kami akan menyewa seorang guide lokal yang akan membantu kami berkeliling di kota Pushkar. Sehabis sarapan, kami masih mempunyai waktu senggang. Kami memutuskan untuk berkeliling di Holy Lake melihat aktivitas pagi warga sekitar. Di sini burung merpati terbang dari satu sisi danau ke sisi lainnya secara bergerombol. Suara gemuruh kepak sayanpnya terdengar jelas ketika melintas di atas kepala kami. Para pengunjung Holy Lake dapat memberinya makan dengan membeli biskuit-biskuit yang dijual di sekitar danau.

Read more »

Categories: India | 2 Comments

Once upon a time in India (day 5)

Morning call dari hotel membangunkan istirahat nyaman kami. Subuh itu kami harus bangun lebih pagi dari kemaren dan perjalanan panjang pun sudah menanti untuk kami lalui.

5. Perjalanan Panjang Menuju Pushkar

Perjalanan hari ini dimulai dari Stasiun Old Delhi (DLI). Jaraknya terletak lebih jauh dari Stasiun New Delhi (NDLS). Jalan-jalan di kota Delhi masih sepi subuh itu. Sopir kami memberitahu bahwa pada hari itu akan ada acara perayaan Hari Kemerdekaan yang menyebabkan beberapa jalanan ditutup.

Sebenarnya beberapa orang yang kami temui menyarankan kami untuk tinggal lebih lama di Delhi. Di Hari Kemerdekaan India akan ada banyak festival menarik yang dapat kami lihat. Tetapi kami menolaknya karena lebih memilih untuk melanjutkan perjalanan kami dan lagian tiket-tiket kereta sudah kami beli jauh-jauh hari sebelum kami tiba di India.

Setelah sampai di Stasiun Old Delhi (*yang jauh lebih besar dari pada NDLS), lagi-lagi kami kesulitan dalam mencari platform kereta. Nomer platform kereta yang kami cari tidak ada. Untungnya ada seorang polisi yang berbaik hati membatu (MEMBANTU) kami mencarikan platform yang kami tuju. Ternyata platform kami itu berada agak jauh dan kami tidak melihat adanya petunjuk arah yang tertulis.

Read more »

Categories: India | 4 Comments

Once upon a time in India (day 4)

Kali ini kami tidak bisa bersantai2 seperti di Varanasi kemaren sebab kami harus bergegas menuju ke stasiun kereta New Delhi (NDLS). Untungnya stasiun terletak tidak begitu jauh dari tempat kami menginap. Tujuan kami pada hari ini adalah Agra. Sebuah kota yang berjarak sekitar 210 Km dari New Delhi. Agra adalah sebuah kota yang tidak terlalu besar di India tetapi kota ini menjadi salah satu tujuan utama bagi para wisatawan. Bagaimana tidak Taj Mahal yang terkenal itu adanya di Kota Agra ini.

4. Megahnya Taj Mahal dan Agra Fort

Subuh itu kami bangun tepat pada pukul 5. Setelah bersiap (ga pake mandi pagi lagi) kami diantarkan taxi hotel untuk menuju ke station kereta New Delhi. Di Delhi ada dua stasiun kereta yang terkenal yaitu New Delhi (NDLS) dan Old Delhi (DLI). Jadi kalau mau bepergian dengan kereta pastikan kita harus berangkat dari stasiun yang mana, karena jarak antara kedua stasiun itu cukup jauh. Setelah sampai di stasiun, kami masih harus melewati antrian yang cukup panjang untuk bisa masuk ke dalam.

Read more »

Categories: India | 8 Comments

Blog at WordPress.com. Theme: Adventure Journal by Contexture International.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.